Wisata Edukasi di Museum Geologi Bandung

Kunjungan wisata tidak hanya menargetkan tempat-tempat wisata alam saja. Meski Bandung memiliki obyek wisata alam yang cantik, akan menarik juga jika mengunjungi Museum Geologi Bandung untuk memperkaya wawasan kita akan sejarah dan budaya. Musem Geologi Bandung dibangun di era kolonial, tepatnya pada tanggal 16 Mei 1928. Hingga kini telah beberapa kali direnovasi dan jumlah koleksi benda bersejarah di sini terus bertambah.

Dengan kandungan nilai sejarah tinggi membuat tempat ini menjadi salah satu destinasi terbaik para pelajar yang datang secara berkelompok menggunakan layanan mobil komersial seperti sewa elf murah dari kota asal masing masing.

Museum Geologi Bandung terdiri dari dua lantai dan setiap lantai diberi ruang pamer masing-masing. Ada banyak koleksi yang dipamerkan di setiap lantai mulai dari bebatuan, mineral, fosil, hingga artefak. Di sini yang paling menyedot perhatian adalah replika fosil tyrannosaurus rex, fosil stegodon atau gajah purba, dan fosil home erectus, manusia purba.

Museum Geologi Bandung dilengkapi dengan sejumlah fasilitas misalnya auditorium untuk memutar film, ceramah, juga tempat seminar dan banyak kegiatan lainnya, ada juga ruang poliklinik dan ruang edukasi. Sementara itu, fasilitas dasar di museum ini meliputi toko souvenir, toilet dan masjid.

Museum Geologi Bandung terletak di Jl. Dipenogoro No. 57 Bandung. Berdekatan dengan obyek wisata lainnya yang menjadi icon kota Bandung seperti Taman Lansia, Lapangan Gasibu, dan Gedung Sate. Museum Geologi Bandung dibuka dari Senin sampai Kamis dari pukul 08.00 sampai pukul 16.00 WIB. Di akhir pekan, museum ini dibuka dari pukul 08.00 sampai pukul 14.00 WIB.

Harga tiket masuk dari Museum Geologi Bandung cukup murah. Untuk mahasiswa dan pelajar, tiket masuknya sebesar Rp. 2000. Untuk pengunjung umum harga tiketnya Rp. 3.000 sementara untuk pengunjung dari mancanegara, harga tiketnya Rp. 10.000.

Dulunya Museum Geologi Bandung dinamakan Geologisch Laboratorium, kemudian namanya dirubah menjadi Geologisch Museum. Didirikan tahun 1928, dan tak lama kemudian, seteahun setelah itu, peresmian museum ini pun dilakukan, berbarengan dengan penyelanggaraan kongres Ilmu Pengetahuan Pasifik di Bandung, dari 18-24 Mei 1929.

Museum Geologi Bandung pernah ditutup pada tahun 1999, selama satu tahun karena direnovasi dengan dana bantuan dari JICA (Japan International Cooperation Agency). Kemudian setelah renovasi selesai, dibuka kembali pada 23 Agustus 2000, sekaligus diresmikan oleh Presiden Megawati Soekarnoputri.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>